← Kembali ke Blog
IndonesiaTXTTO DO

TXT Tambahkan Dubbing Bahasa Indonesia di Konten TO DO Justru Tuai Kontroversi

Raini KCN · May 8, 2024
TXT Tambahkan Dubbing Bahasa Indonesia di Konten TO DO Justru Tuai Kontroversi

TXT menambahkan dubbing bahasa Indonesia di konten TO DO justru menuai kontroversi di kalangan penggemar


KPOPCHART.NET - TXT, grup besutan BigHit Music ini telah memiliki basis penggemar yang solid.

Tak hanya di Korea, penggemar TXT yang biasa disebut MOA ini juga ada di berbagai negara di dunia.

Debut lewat album The Dream Chapter: Magic, kini terus melebarkan sayapnya di kancah internasional sebagai salah satu boy group paling sukses dari generasi 4.

Baca Juga: Di Balik Kepopulerannya, Cha Eun Woo ASTRO Ungkap Hampir Menyerah saat Trainee Karena Alasan Ini!

Tak hanya konsisten memproduksi musik, TXT sukses dengan berbagai tour solo mereka di berbagai negara.

Mereka juga aktif memanjakan penggemar dengan terus membagikan konten hiburan.

Salah satu konten rutin yang diunggah oleh TXT adalah TO DO X TXT, yang menampilkan kegiatan-kegiatan seru yang dilakukan oleh para member.

Baca Juga: Rating Grabbed By The Collar Jeblok, Kim Ha Neul Tetap Bagikan Positive Vibes Gegara Hal Ini

Pada Senin (06/05), TXT justru menuai kontroversi dari para penggemar, khususnya yang ada di Indonesia, karena unggahan konten TO DO tersebut.

Jika biasanya konten TO DO X TXT diunggah dengan suara asli para member dan subtittle akan mengikuti secara otomatis tergantung pilihan negaranya.

TO DO X TXT yang diunggah pada tanggal tersebut menambahkan dubbing bahasa Indonesia.

Baca Juga: Perjalanan 2 Tahun Debut, TripleS ASSEMBLE24 Ungkap Keseruan dan Tantangan dengan Grup 24 Anggota

"Daftar TO DO tampilan penting (versi dubbing bahasa Indonesia)," tulis akun official TXT di Twitter resmi mereka.

Sementara dubbing yang ditambahkan adalah dubbing TO DO X TXT pada episode 122 dan 123.

Baca Juga: Member BABYMONSTER Berikan Jawaban yang Memorial dan Menghangatkan saat Q and A Bersama Vogue Korea

Alih-alih mendapatkan sambutan antusias, hal itu malah menimbulkan kontroversi dan banyak protes.

Penyebab protes dilontarkan adalah karena dubbing konten tersebut menggunakan AI, yang dinilai tidak menghargai sang idol.

Para penggemar pun melayangkan protes mereka, salah satunya adalah akun Twitter @t******s.

Baca Juga: Buat Penggemar Makin Antusias, GOING SEVENTEEN Keluarkan Opening Terbaru

Pada akun tersebut, OP menuliskan bahwa ia membenci konten TO DO dengan dubbing AI gara-gara dua alasan.

"Pertama, itu AI. Itu tidak akan pernah menggantikan pengisi suara asli seperti yang mereka lakukan di sinetron India.

Kedua, Jarang sekali orang Indonesia menonton versi dubbing di sebagian besar media luar negeri, biasanya kita menonton semuanya dalam versi aslinya," tulis OP tersebut.

Protes juga dilayangkan dan dipertanyakan mengapa hanya bahasa Indonesia yang ditambahkan.

"Audio dengan bahasa subtitle yang kita inginkan. Membuktikan lebih jauh bahwa bighit tidak tahu apa-apa tentang pasar 'yang dibidik' mereka,

(saya katakan tujuan karena mengapa Anda membuat sulih suara AI khusus dalam bahasa Indonesia dan bukan bahasa lain dengan lebih banyak pembicara)." lanjut OP.

OP juga menyebut bahwa dubbing AI pada konten TO DO tersebut tidak ikonik seperti sinetron India yang juga dubbing menjadi Bahasa Indonesia.

OP juga menyebut jika ingin melakukan dubbing, sebaiknya belajar bahasa Indonesia dan menggunakan suara manusia asli, bukan malah menggunakan AI.

"Saya tidak tahu, dubbing bahasa Indonesia untuk sinetron India sebenarnya ICONIC karena dibuat oleh manusia yang memahami bahasa Hindi dan bahasa Indonesia secara kontekstual, (bukan hanya terjemahan)...

Jika kalian sangat ingin membuat dubbing bahasa Indonesia BELAJAR DARI ORANG BAHASA INDONESIA SEBENARNYA, jangan gunakan AI saja," pungkas OP.

Sementara itu, di berbagai forum penggemar TXT juga melayangkan protes yang serupa.

Banyak yang menuntut agar BigHit tidak melakukan percobaan dubbing menggunakan AI kepada TXT.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan