Idol Sekaligus Aktor ini Ceritakan Kisah Dirinya Semasa Sekolah yang Menjadi Korban Bullying: Karena Seragamku...

Kisah perundungan yang pernah di alami oleh aktor sekaligus idol Lee Joon di ceritakan dalam acara Point of Omniscient Interference.
KPOPCHART.NET - Idol Sekaligus aktor Lee Joon pada 27 April terlihat tampil dalam acara Point of Omniscient Interference.
Acara tersebut adalah program hiburan televisi yang ditayangkan di MBC pada malam.
Mantan anggota grup MBLAQ dalam acara tersebut menceritakan kisah dirinya semasa sekolah yang pernah menjadi korban bullying.
Dia memberkan bahwa apa yang dialaminya termasuk perundungan yang sangat parah sampai membuat ibu dari Lee Joon menangis.
Penindasan yang dialam Lee Joon tak hanya saat ia berada di masa sekolah menengah, bahkan sampai dimana ia memasuki perkuliahan.
“Sejujurnya, aku berdebar sampai kuliah,” ungkap Lee Joon.
Baca Juga: IU Syok dan Kagum, Penonton Indonesia Nyanyikan Lagu Dari Awal Hingga Akhir Saat Konser di ICE BSD
Pemukulan yang ia terima sampai membuat dirinya sulit untuk berjalan.
Lalu ia menambahkan karena kakinya banyak mengeluarkan darah dan saat dimana mengering, celana yang ia pakai akhirnya sampai sulit untuk dikeluarkan.
"Bagian belakang seragamku tidak akan lepas karena akan berlumuran darah. Jadi aku harus merobeknya dengan gunting."
Baca Juga: Bikin Bangga Semangat, Suho EXO Akan Menyumbangkan Barangnya Untuk Dukung Anak-anak di Jalur Gaza
Sebagai siswa dari jurusan seni tari tentu saja perundungan yang ia terima menyulitkan dirinya untuk mengikuti pelatihan selama kelas.
Tak sampai disana, ternyata seniornya pun pernah menyuruhnya untuk melakukan pembullyan terhadap juniornya, tapi Lee Joon tak pernah menuruti keinginan dari seniornya tersebut.
Hal inilah yang membuat ia tergerak untuk membantu orang-orang yang menjadi korban perundungan, terutama kepada anak-anak di masa sekolah.
Mari Hentikan Penindasan! Kepada siapapun, di manapun dan untuk alasan apapun.
Tak ada kebenaran untuk melakukan kekerasan terhadap orang lain!






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.