Nyaris Lampaui Crash Landing On You, Queen of Tears Kian Dikritik Imbas Plot Klise?

Rating Queen of Tears diklaim bakalan lampaui Crash Landing on You, kritikan kian menggunung imbas plot klise?
KPOPCHART.NET - 3 hari berlalu sejak penayangan drama Korea Queen of Tears episode 10, penayangan berikutnya masih dinantikan penonton.
Episode 10 Queen of Tears mencetak rating tertingginya, di angka 19% dan kini di antara drama tvN, hanya Goblin dan Crash Landing On You yang memiliki rating lebih tinggi.
Dengan popularitas dan antusias terhadap Queen of Tears yang terus meroket, kemungkinan besar drama ini akan memantapkan posisinya sebagai drakor tvN terlaris sepanjang masa.
Meskipun demikian, fakta bahwa Queen of Tears terus dikritik di samping ratingnya nan melejit tak dapat dihindarkan.
Menguatkan adegan-adegan yang meningatkan penonton pada romcom pada umumnya, Queen of Tears kini disebut-sebut klise.
Alhasil kekecewaan dari setiap episode yang ditayangkan tak dapat dihindarkan, meski drama ini selalu mendapatkan rating yang tergolong tinggi.
Namun, benarkah Queen of Tears memiliki plot nan klise seperti yang dibayangkan?
Jika melihat dari kisah bintang utamanya, Kim Soo Hyun dan Kim Ji Won, keduanya adalah pasangan suami istri yang tengah menghadapi perceraian di tahun ketiga pernikahannya.
Baca Juga: Saking Populernya, Drama Queen of Tears Akan Tayangkan Dua Episode Spesial, Ini Waktu Rilisnya
Kim Soo Hyun memutuskan cerai dengan Kim Ji Won, namun berubah pemikiran saat tahu istrinya menderita penyakit mematikan.
Keputusannya tidak didorong oleh keinginan, hingga ia mengklaim lebih baik berpisah secara alami melalui perpisahan daripada terlibat resiko dari keluarga chaebol.
Queen of Tears yang sampai saat ini sukses menayangkan hingga episode 10, tampak familiar bak kisah-kisah Cinderella dan protagonis yang menjalani kehidupan kian memburuk akibat penyakit mematikan.
Baca Juga: Bandingkan Gaji Kim Soo Hyun Queen of Tears dengan Aktor Jepang, Korsel Kelewat Murah Hati?
Akan tetapi, ada beberapa bagian cerita yang menjadikan Queen of Tears tampak kurang koheren.
Seperti halnya kala seseorang membobol pagar besi, memasang penyadap, hingga kamera pengintai secara diam-diam, Queens family tetap tidak menyadarinya.
Dalam episode 8 kala Queens family mengalami kebangkrutan, kisah ini mendapatkan kritik lantaran kejatuhan konglomerat yang relatif singkat.
Setelahnya, Queens family pergi ke rumah keluarga Kim Soo Hyun yang terletak di pedesaan, di mana sebelumnya rumah tersebut adalah tempat yang mereka abaikan.
Mengutip dari media Korea, kisah ini dianggap lucu namun menimbulkan tawa hampa lantaran dianggap tidak realistis.
Di sisi lain, melihat Kim Ji Won yang sisa waktu hidupnya tinggal 3 bulan, karakter ini justru semakin bersinar.
Meskipun Kim Ji Won terkadang lupa ingatan, media Korea mengatakan bahwa hal ini cukup sulit untuk menganggapnya sebagai orang yang menderita penyakit parah.
Pada dasarnya memang benar ada hal baru dalam Queen of Tears yang mengalihkan fokus pada menantu laki-laki.
Namun, Queen of Tears tampaknya semakin menerima tanggapan yang bervariasi lantaran pengembangan kisahnya yang dianggap klise.
Pada dasarnya, anggapan seperti ini dapat dipahami lantaran adanya perubahan masa kini kala masyarakat menikmati sebuah karya.
Kemunculan platform OTT membuat ketidaksabaran masyarakat semakin terlihat.
Perilaku tersebut ditambah dengan kebiasaan masyarakat dalam mengkonsumsi konten di smartphone dan lekas mengganti salurannya kala bosan.
Hal ini diklaim selaras dengan karakteristik plot dalam setiap episode Queen of Tears.
Hal seperti ini berfungsi sebagai konten yang dapat dikonsumsi dengan mudah dan cepat.
Sehingga tak heran jika ciri khas drama seperti ini sangat mudah diterima oleh penonton.
Dengan demikian, penonton tidak harus mengikuti kisahnya dari episode pertama, selama mereka tahu latar belakang keseluruhan setiap karakter.
Maka bisa dikatakan, bahwa penulis Queen of Tears tampak telah memahami secara akurat kebiasaan konsumsi konten masyarakat di masa kini.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.