Jang Jae Hyun, Sutradara dari Film Paling Fenomenal, Poin-poin Penting yang Mendasari Lahirnya Exhuma

Sutradara Jang Jae Hyun menjelaskan tentang poin-poin penting yang melahirkan film Exhuma dalam wawancara berikut ini!
KPOPCHART.NET – Film Korea Selatan terlaris "Exhuma" memang selalu menjadi perbincangan hangat di kalangan anak muda terutama bagi mereka yang merupakan penggemar budaya Korea.
Film "Exhuma" tidak hanya sukses di negara sendiri dan negara-negara di Asia. Namun berhasil mendapatkan perhatian publik di negara-negara barat. Hal tersebut tentunya tidak luput dari hasil karya sang pioner dalam film okultisme, yaitu sutradara Jang Jae Hyun.
Pada sebuah kesempatan, sang sutradara hadir dalam sebuah wawancara bersama dengan ARIRANG KOREA. Dalam wawancara tersebut, sutradara Jang Jae Hyun menjelaskan mengenai hal-hal apa saja yang mendasari pembuatan film "Exhuma" tersebut.
Baca Juga: Exhuma, Sukses Membuat Sejarah di Dunia Perfilman Korea Selatan: Film Horor Pertama yang Melampaui..
Berikut adalah poin-poin dari wawancara tersebut :
Poin pertama adalah adegan penggalian makam berasal dari pengalaman sang sutradara semasa kecil. Semasa kecilnya, sutradara Jang Jae Hyun mengaku bahwa dia tinggal di pedesaan yang memiliki sebuah makam tua di atas bukit.
Suatu ketika makam tersebut akan dibongkar untuk proyek pembangunan jalan. Sutradara Jang Jae Hyun pun terinspirasi oleh adegan pembongkaran makam tua tersebut dan mengadaptasinya kedalam film "Exhuma".
Baca Juga: Exhuma Ukir Rekor Baru Menjadi Film Korea Pertama Tembus 1 Juta Penonton di Indonesia!
Poin kedua menjelaskan bahwa film "Exhuma" tidak terlalu mengangkat sisi religius seperti dua film sang sutradara sebelumnya yaitu “The Priest” dan “Svaha”. Unsur religius digantikan oleh fengshui yang lebih banyak ditampilkan dalam film beserta dengan perdukunan Korea.
Poin ketiga, film "Exhuma" sendiri awalnya dibuat agar bisa diterima oleh masyarakat Korea Selatan. Namun pada kenyataannya, film tersebut sukses di berbagai negara di dunia dan menjadi film paling laris di bioskop.
Poin keempat menjelaskan bahwa ritual perdukunan yang dilakukan dalam film "Exhuma" murni 100 % sesuai dengan ritual perdukunan yang ada dan masih di lakukan di Korea Selatan. Sutradara Jang Jae Hyun mengaku telah bertemu dan berbincang dengan kurang lebih 50 dukun yang tersebar di seluruh Korea Selatan dalam mencari referensi untuk film "Exhuma".
Poin yang terakhir adalah unsur perdukunan yang selalu menjadi ciri khas dari setiap film yang dibuat dan disutradarai oleh Jang Jae Hyun.
Menurutnya, perdukunan di Korea sangat erat kaitannya dalam mencari sumber atau hal-hal yang mendasari suatu fenomena aneh. Perdukunan Korea selalu mencari sumber masalah yang membuat fenomena atau hal buruk terjadi. Oleh karena itu, film "Exhuma" juga menyisipkan hal tersebut melalui alur ceritanya.
Film "Exhuma" telah diundang ke festival-festival film seperti Internatioanal Film Festival Berlin Forum ke- 74 dan International HK Film Festival ke- 48.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.