Telah Mencapai Karier yang Tinggi, Haruskah Group Virtual PLAVE Dianggap Sebagai Idola K-pop?

Group Virtual PLAVE Telah Berhasil Mencapai Karir Berkat Penjualan Album, Netizen Menanggapi Haruskah Dianggap sebagai Idola K-Pop?
KPOPCHART.NET - Boy group virtual PLAVE baru-baru ini menjadi pusat perhatian fans karena telah mencapai karir yang tinggi dengan metode rekaman orang yang dipecahkan dengan album terbarunya yaitu "ASTERUM : 134-1".
Menurut keterangan dari update grafik circle bulan ini (sebelumnya gaon), group virtual PLAVE berhasil menjual albumnya lebih dari 1 juta copy di seluruh diskografi mereka.
Dengan 2 mini album dan 1 album tunggal-nya menjadi sebuah tonggak baru dalam keberhasilan karir mereka.
Baca Juga: Sering Curang dan Usil, Inilah Penyebab Jeonghan dan Joshua Seventeen di Sebut Evil Twins!
Namun bukan hanya itu, konser pertama dari PLAVE Hello ASTERUM! pun menjadi pusat perhatian dan telah terjual habis hanya dalam kisaran beberapa menit paska pra-penjualan.
Ini membuktikan bahwa popularitas boy group virtual PLAVE sangat naik pesat di dunia K-Pop.
Akan tetapi, ini menjadi salah satu alasan yang menimbulkan perdebatan sengit di komunitas online populer.
Baca Juga: OP Pertanyakan Apakah Proporsi Anggota BABYMONSTER Terlihat Sempurna? Begini Jawaban KNetz!
Dikarenakan para netizen pun mulai mengajukan sebuah pertanyaan tentang apakah group virtual PLAVE haruskah dianggap sebagai idola K-Pop ?
Netizen Korea yang tidak setuju pun mulai ikut berdiskusi dan mengatakan, "Hah? PLAVE ternyata bukan manusia asli tapi mereka adalah idola palsu, mereka seperti karakter anime.
Tapi orang-orang banyak yang terus berbicara di diskusi kalau seolah-olah mereka adalah orang yang nyata dan itu sangat menyeramkan.
Baca Juga: Taeyeon Girls Generation Tak Lakukan Promosi di Acara Musik pada Lagu Barunya, Ini Alasannya
Aku tidak tertarik dengan PLAVE dan baru-baru ini mengetahui tentang mereka ternyata bukan manusia.
Bagiku, penggemar mereka tampaknya orang-orang yang sangat aneh dan kepribadian mereka terkenal cukup unik juga."
Namun netizen lainnya pun ikut mulai berdiskusi untuk membagikan sebuah pendapat mereka tentang topik tersebut.
Baca Juga: Anggota EXO Xiumin Terpilih Menjadi Host Acara Survival Boy Group KBS2 Mendatang Make Mate 1
Netizen Korea lainnya pun berkomentar, "Saya pikir itu juga aneh... Mereka tidak berbeda dengan 'Otakus' dan ini benar.
Penggemar mereka justru membuatku takut. Ternyata mereka memiliki kepribadian yang sama, berbicara yang sama, dan juga berpola berpikir yang sama.
Ini menarik, dalam hal untuk saya berpikir itu sudah gila. Bagaimana mereka memperlakukannya seperti orang-orang di kehidupan nyata.
Baca Juga: Konser TXT Mendapatkan Kritik Keras dari Penggemar, Memperkeruh Keadaan di Tengah Boikot HYBE
Yah, ini adalah konsep yang sama sebagai karakter anime dan ini sama. Pasar tentu jelas berbeda tetapi mereka terus-menerus datang ke industri idola serta memilih untuk perkelahian.
Jadi tentu saja orang tidak akan menyukainya, mereka harus tinggal dengan otakus dan menjauhlah dari orang normal."
Sementara ada beberapa dari mereka yang setuju bahwa PLAVE lebih dekat dengan karakter anime dan beberapa juga membela grup virtual tersebut.
Seorang OP pun ikut berkomentar, "Tidak ada gunanya menjelaskan kepada orang-orang bahwa ada seseorang di balik karakter mereka.
Dari bagaimana orang-orang ini hadir? Lol. Saya suka grupnya tetapi tidak dengan orang-orang yang mengendalikan karakternya.
Tentu saja saya tahu PLAVE dan tahu apa mereka karena saya melihat beberapa potongan video pendek di YouTube-nya tapi saya juga mengetahui bahwa mereka tentu bukan anime.
Tentu, aku sangat mendukung bakat mereka untuk melihat beberapa cahayanya melalui idola virtual. Lagipula biarkan saja mereka, ya ampun.
Dan saya berpikir otakus yang penggemar anime sama dengan seorang fanatik idol K-pop, Lol."
Bagaimana menurut pendapat kalian?






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.