Chaewon LE SSERAFIM menjadi Perbincangan Netizen karena Penampilan Terbarunya yang Diduga Perampasan Budaya

Chaewon LE SSERAFIM menjadi perbincangan publik penuh pro kontra karena penampilan terbarunya dalam sebuah pertunjukan baru-baru ini
KPOPCHART.NET - Video pertunjukan LE SSERAFIM beberapa minggu lalu mendadak viral.
Beberapa minggu lalu LE SSERAFIM memang mempromosikan “EASY”.
Mereka tampil di M COUNTDOWN dengan mempesona seperti biasanya.
Baca Juga: Penampilan Iroha Grup Rookie ILLIT dengan dan Tanpa Poni jadi Sorotan Netizen
Video pertunjukan LE SSERAFIM ini menjadi viral di di aplikasi berbagi video TikTok.
Gaya Chaewon yang menjadi sorotan dan bahan perbincangan penggemar.
Biasanya penggemar memang selalu menyukai gaya rambut Chaewon LE SSERAFIM.
Namun untuk yang satu ini malah menimbulkan pro dan kontra soal gaya rambut member LE SSERAFIM tersebut.
Saat pertunjukan Chaewon mengenakan atasan berenda berbentuk hati dan celana jeans.
Rambut panjangnya ditata dengan beberapa kepang dan ditutupi dengan beanie.
Gaya kepang itulah yang memancing pro dan kontra di antara para penggemarnya.
Kepang tersebut diduga telah meniru gaya rambut pelindung komunitas Kulit Hitam.
Beanie yang dia kenakan bahkan dianggap sebagai pengganti durag.
Baca Juga: Bikin Bangga! ATEEZ dan XIKERS Akan Bintangi Pameran Pop-Up K-POP Pertama di Museum Grammy
Penampilan Chaewon saat itu sangat menawan seperti biasanya. Tidak ada yang aneh.
Penggemar seharusnya menyukainya dan berkomentar positif tapi untuk kali ini terjadi hal yang berbeda.
Penata rambutnya menyadari atau tidak jika gaya tersebut diduga rambut pelindung komunitas Kulit Hitam.
Netizen heboh dan menganggap jika gaya rambut Chaewon itu adalah sebuah perampasan budaya.
Perampasan budaya adalah praktek pengadopsian adat istiadat, praktik, gagasan suatu masyarakat atau masyarakat yang tidak diakui atau tidak pantas oleh anggota masyarakat atau masyarakat lain yang biasanya lebih dominan.
Memang bukan hal baru jika gaya yang digunakan atau ditampilkan idol Kpop berupa perampasan budaya.
Baca Juga: YG Announcement keluarkan Intro MONSTER, Vokal Ahyeon BABYMONSTER jadi Sorotan
Perampasan budaya memang banyak terjadi dan dilakukan oleh idol Kpop selama ini.
Walaupun tentu tujuannya hanya inovasi dan dijadikan sebagai inspirasi saja bukan untuk perampasan budaya.
Menjadikan budaya lain sebagai bentuk inspirasi awalnya dianggap sebagai sebuah estetika saja.
Baca Juga: Teaser Rami BABYMONSTER Berjudul SHEESH Baru Rilis Trending dan Dipenuhi Komentar Para Fanboy
"Wanita Afrika-Amerika melakukan segala yang mereka bisa untuk mempertahankan tradisi leluhur mereka dalam mengenakan gaya jalinan yang rumit. Namun demikian, ketika Emansipasi terjadi pada tahun 1865, hal itu menimbulkan keinginan untuk meninggalkan segala sesuatu yang mengingatkan kita pada masa perbudakan yang mengerikan.
Selama Migrasi Besar, perempuan kulit hitam mulai bermigrasi dan berbondong-bondong ke kota-kota seperti Chicago dan New York. Mereka biasanya mengambil pekerjaan sebagai pekerja rumah tangga, salah satu dari sedikit posisi yang terbuka bagi mereka. Namun kepang dengan cepat menjadi identik dengan keterbelakangan. Anyaman dan cornrows semakin banyak diperdagangkan untuk rambut yang diluruskan atau dipres secara kimia," tulis @Lydia Kiros melalui Amplify Africa.
Baca Juga: Teaser Rami BABYMONSTER Berjudul SHEESH Baru Rilis Trending dan Dipenuhi Komentar Para Fanboy
Pro kontra memang hal biasa untuk penampilan seorang idol atau publik figur.
Apalagi idol Kpop segala hal tentangnya seringkali menjadi pusat perhatian banyak orang.
Banyak penggemar yang membela Chaewon LE SSERAFIM dan ada juga yang menghujat.
Mereka mengungkapkan gaya rambut kepang adalah hal biasa bukan sebuah perampasan budaya.
Berikut beberapa komentar netizen mengenai pembahasan dugaan perampasan budaya yang dilakukan Chaewon.
"Chaewon dan kepangnya," tulis @imh1****e.
"dan lihat sekarang, aku tidak menyesal menghapus daftar stan milikku karena apa yang dilakukan lesserafim," tulis @igotc****o.
"chaewon yang memakai kepang tidak ada dalam daftarku tahun 2024," tulis @forba****u.
"kepangnya sangat cantik," tulis @h***s.
"perampasan budaya dan apresiasi budaya bukanlah hal yang sama," tulis @l***.
"sejak kapan menjadi masalah untuk berbagi budaya," tulis @h***.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.