Program Circle Chart Music Awards Ditangguhkan, Protes KMCA pada Acara Penghargaan Musik Korea

Program acara musik Korea populer, Circle Chart Music Awards dikabarkan ditangguhkan oleh KMCA, ada apa?
KPOPCHART.NET - Program Circle Chart Music Awards ditangguhkan tanpa batas waktu tertentu oleh Korea Music Content Association (KMCA).
Dilansir dari Seoul Magazine, pada hari Selasa (26/03) KMCA melalui sebuah pernyataan mengumumkan bahwa Circle Chart Music Awards diputuskan harus ditangguhkan karena beberapa pertimbangan.
Ditangguhkannya program Circle Chart Music Awards merupakan bentuk protes KMCA pada acara penghargaan musik Korea saat ini.
"Sebagai hasil dari penyelidikan kami sendiri, upacara penghargaan KPop dalam negeri saat ini menjamur. Dalam satu tahun saja bisa mencapai 20 acara dan 3 sampai 4 penghargaan baru tengah direncanakan hadir tahun ini," kata perwakilan KMCA, dikutip dari Seoul Magazine pada (26/03).
Baca Juga: Link Streaming Circle Chart Music Awards Hari Ini: Lengkap dengan Daftar Line Up, Nominasi, dan MC
Menurut KMCA, acara penghargaan musik Korea Selatan saat ini yang dinilai hanya berpaku pada keuntungan dengan memanfaatkan para fandom KPop dan kurang memperhatikan nilai-nilai musik itu sendiri.
"Beberapa acara penghargaan Kpop mencari keuntungan dan ini (acara penghargaan) hanya menjadi sarana untuk mencapai itu, kini menjadi acara yang berpusat pada pertunjukan yang memanfaatkan kesuksesan fandom KPop," kritik KMCA.
Padatnya upacara penghargaan musik di Korea saat ini disebut mengundang banyak kekhawatiran bagi industri KPop dalam negeri.
Secara khusus, upacara penghargaan memang memberikan kesempatan para penggemar untuk melihat idolanya tampil secara langsung, tapi muncul persepsi bahwa acara tersebut dibalut dengan komersialisasi yang terlalu tinggi, misalnya dari segi harga tiket, tekanan penampilan khusus bagi idol KPop, serta otoritas berkaitan dengan keadilan pemberian penghargaan.
Baca Juga: Choi Yena dan Tempest Ikut Meriahkan Circle Chart Music Awards lalu Terima Penghargaan Ini!
Belum lagi, saat ini upacara penghargaan kerap melakukan pemungutan suara popularitas artis melalui aplikasi berbayar. Selain merangsang persaingan antar fandom idol KPop, metode tersebut dianggap dapat mengungang perang antar fandom.
Membayar untuk memilih tersebut menjadi sumber pendapatan bagi perusahaan penyelenggara upacara penghargaan.
Parahnya, disebutkan bahwa walau para idol KPop menyuguhkan penampilan khusus yang spektakuler, upacara penghargaan hanya memberikan bayaran minimum.
Lalu, penyelenggaraan upacara penghargaan KPop yang diselenggarakan di luar Korea baru-baru ini juga menimbulkan kontroversi.
Upacara penghargaan A disebut mendapatkan banyak keluhan harga tiket 590.000 Won atau 6,9 juta Rupiah yang tak sesuai dengan kualitas yang disuguhkan. Kenyamanan penonton, suara, dan pertunjukan dinilai jauh lebih rendah kualitasnya dari upacara penghargaan lain.
"Penyelenggaraan upacara penghargaan KPop di luar negeri berubah menjadi sarana keuntungan dengan mengeksploitasi sentimen penggemar. Hal ini menambah beban finansial bagi fandom di seluruh dunia, menyebabkan banyak keluhan," tutur KMCA.
Ada banyak kekhawatiran di industri musik tentang acara penghargaan KPop di luar negeri, karenanya KMCA berkomitmen untuk menciptakan sebuah panduan atau persyaratan penyelenggaraan upacara penghargaan Korea.
"Kami akan mengumumkan ketentuan pertunjukan dan pedoman terkait upacara penghargaan musik pada paruh pertama tahun ini.
Kami harus menyajikan persyaratan untuk upacara penghargaan yang berguna bagi perkembangan industri musik pop kami dan mencari cara untuk menghormati hak seniman agar bisa menentukan nasib sendiri," tutup KMCA.
Circle Chart Music Awards sendiri sudah digelar selama 13 kali sejak pertama kali hadir pada tahun 2012 lalu.
Bukan hanya soal Circle Chart Music Awards, ditangguhkannya program yang mengumumkan penghargaan idol KPop berdasarkan data musik dan penjualan album dalam dan luar negeri tersebut merupakan sebuah peringatan untuk semua program penghargaan acara musik Korea lainnya.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.