Masuk Jajaran Son Ye Jin, Karakter Kim Ji Won di Queen of Tears Bisa Hapus Stigma Belenggu Patriarki

Jun Ji Hyun, Son Ye Jin, dan Kim Ji Won Queen of Tears dipilih penulis Park Ji Eun karena merupakan sosok mandiri dan lepas dari patriarki
KPOPCHART.NET - Penulis Queen of Tears, Park Ji Eun sepertinya tidak pernah salah dalam memilih peran wanita utama seperti Kim Ji Won, Son Ye Jin, dan Jun Ji Hyun.
Peran Son Ye Jin di Crash Landing on You dan Kim Ji Won dari Queen of Tears sama-sama seorang wanita kaya pekerja keras dan membesarkan bisnisnya.
Kim Ji Won di Queen of Tears dan Son Ye Jin di Crash Landing on You juga sama-sama mencintai laki-laki yang tidak lebih kaya darinya di drama.
Salah satu alasan penulis Queen of Tears memilih Kim Ji Won adalah selain wanita yang mandiri, sikap materialistis, dan objektif bisa ditemukan pada dirinya.
Baca Juga: Kode Keramat Queen of Tears dan Twenty Five Twenty One Bikin Picu Spekulasi Banyak Orang
Sama seperti halnya memilih wanita utama untuk peran Crash Landing on You dan My Love From the Star, penulis Queen of Tears memilih Kim Ji Won karena juga memiliki kemampuan akting yang sangat baik.
Kim Ji Won dari Queen of Tears masuk ke dalam jajaran pemeran utama terbaik setelah Son Ye Jin dan Jun Ji Hyun yang sebelumnya juga dipilih oleh Park Ji Eun.
Penulis Queen of Tears telah menjadi penulis naskah terkenal selama 10 tahun terakhir, dan faktanya dia berhasil memilih pemeran utama dengan baik mulai dari Son Ye Jin, Jun Ji Hyun, dan terbaru Kim Ji Won.
Drama Park Ji Eun sendiri memiliki persamaan dimana pemeran utama memiliki karakter kuat dan memiliki kemandirian serta kedalaman dan kompleksitas yang mampu mendobrak batasan peran gender tradisional.
Selain itu, aktris yang dipilih penulis Queen of Tears mencerminkan kemandirian dan kemampuan akting terbaik.
Kim Ji Won yang berperan sebagai Hae In di Queen of Tears tidak pernah menyangka akan menikah dengan Hyun Woo (Kim Soo Hyun).
Saat itu, Hyun Woo melamarnya dan membawanya di bawah langit dengan penuh sakura dan mengatakan, "Bahkan jika keluargamu terlilit hutang, tidak apa-apa. Meski lebih sulit, tidak apa-apa, aku akan berada di sisimu."
Hae In menanggapi pertanyaan tentang apakah dia percaya dengan cinta atau tidak, "Saya percaya bahwa cinta yang saya bayangkan bukanlah tentang menikmati hal-hal baik bersama dan mengucapkan kata-kata manis tetapi tentang menahan hal-hal yang penuh kebencian dan tetap bersama tanpa melarikan diri.
Baca Juga: Pasca Diledek Alur Chicken Nugget Tak Masuk Akal Oleh Keluarga, Ryu Seung Ryong Umumkan Hiatus
Kalaupun ada hutang, sekalipun ada urusan yang lebih serius, kita akan tetap bersama, itulah cinta, definisi cinta dalam pikirannya didasarkan pada kalimat Hyun Woo."
Hae In juga memiliki pendekatan materialistis dan objektif terhadap cinta.
Bahkan, saat menghadapi kenyataan bahwa hidupnya tinggal tiga bulan lagi, Hae In merasakan ketertarikan terhadap dunia.
Dia dengan bercanda mengatakan bahwa masih ada barang-barang edisi terbatas di rumah yang belum di pakai, beberapa pulau yang dia beli tetapi tidak pernah dia kunjungi, lukisan, dan keramik berharga yang dia beli dan berusia 90 tahun, penyesalan memenuhi pikirannya saat dia akan mati.
Baca Juga: Jennie BLACKPINK Diduga Batal Bintangi My Name Is Gabriel Gegara Rating Buruk di Apartment 404
Namun, semua itu tidak penting saat melihat Hyun Woo, mata Hae In dipenuhi kesedihan, merasa bahwa suaminya adalah harta terbesar yang harus dia tinggalkan.
Melalui ini, jelas sekali bahwa Hong Hae In benar-benar mencintai Baek Hyun Woo.
Hong Hae In meninggalkan pola pikir perjodohan tradisional dan mengabaikan semua pelamar untuk memilih Baek Hyun Woo, yang menurutnya paling berharga secara spiritual dan material.
Dia teguh dalam cintanya pada Baek Hyun Woo, meskipun Hyun Woo telah kelelahan secara mental dan tidak lagi peduli dengan cinta.
Sepanjang 4 episode, Hae In adalah karakter yang sangat menantang untuk digambarkan, karena dari sudut pandang tradisional, karakterisasinya tidak seimbang.
Misalnya, Hae In hanya bisa hidup selama tiga bulan, dari kondisi sehat hingga didiagnosis mengidap penyakit mematikan, perubahan psikologis memberikan tantangan besar bagi Kim Ji Won yang harus menghidupkan karakternya.
Pada saat yang sama, alur ceritanya terungkap dengan sangat cepat, sehingga akan sulit untuk menceritakan kisah yang masuk akal tanpa mengecewakan penonton.
Selain itu, menyeimbangkan antara pikiran obyektif Hae In dan cara dia melanggar tradisi dengan menikahi Hyun Woo adalah hal yang berbeda dan bertentangan dengan norma logis.
Di sisi lain, Kim Ji Won mengatakan dia memahami Hae In dengan sangat baik, menggambarkan pemeran utama wanita Queen of Tears sebagai orang yang berterus terang, namun berusaha menyembunyikan sebagian besar emosinya.
Ditempatkan dalam posisi dan tanggung jawab yang berat, dia menyembunyikan emosinya yang sebenarnya dan hidup dengan penuh humor.
Yang paling penting, dia punya selera humor sehingga terlihat semakin keren di mata penonton.
Dalam 4 episode pertama Queen of Tears, Hae In bersikap lugas, toleran, dewasa, tekun, bahkan lucu dan memberontak.
Akting Kim Ji Won membantu memanfaatkan kekuatan dan menghindari kelemahan, benar-benar menambah poin pada karakter!






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.