← Kembali ke Blog
Kim Soo HyunQueen of TearsStarbucks

Penonton Queen of Tears Ungkap Kekecewaan saat Kim Soo Hyun Terciduk Minum Starbucks

Alam KCN · March 20, 2024
Penonton Queen of Tears Ungkap Kekecewaan saat Kim Soo Hyun Terciduk Minum Starbucks

Adegan Kim Soo Hyun minum kopi bermerek Starbucks di episode empat Queen of Tears buat para penonton tidak suka, dan kecewa.


KPOPCHART.NET - Beberapa penonton drama baru berjudul Queen of Tears mengaku kecewa setelah melihat salah satu adegan.

Adegan tersebut berhubungan dengan Kim Soo Hyun yang melakukan product placement di episode terbaru Queen of Tears.

Para penonton menilai bahwa adegan Kim Soo Hyun telah berpartisipasi dalam mendukung kegiatan genosida.

Baca Juga: Kim Soo Hyun Spoiler Queen of Tears Episode 5 Akan Ungkap Alasan Renggangnya Hubungan Haein Hyun Woo!

Dilansir dari koreaboo, Queen of Tears bercerita tentang kisah pewaris Queens Group Hong Hae In (Kim Ji Won) dan suaminya Baek Hyun Woo (Kim Soo Hyun), yang juga direktur hukum Queens Department Store, saat mereka menghadapi tantangan di tahun ketiga pernikahan mereka.

Kdrama ini sangat dinantikan, dan mendapatkan rating tinggi di minggu-minggu pertama karena memiliki pemain dan kru yang fenomenal, termasuk penulis dan sutradara Crash Landing on You.

Meskipun sejauh ini Queen of Tears dipuji karena alur cerita komedi romantisnya yang unik dan improvisasi para aktornya yang bagus, sebuah adegan di Episode 4 nampaknya telah mengecewakan penonton.

Baca Juga: Tim Produksi Queen of Tears Dibuat Ngakak dengan Adlibs Mabuk Spontan Kim Soo Hyun, Netizen: Kok Ada Kepikiran Gitu...

Mereka memperhatikan bahwa Hyun Woo sedang minum dengan cangkir Starbucks saat dia berbicara dengan staf tentang interaksi istrinya dengan pemeran utama pria kedua.

Penonton tidak terima ketika melihat bahwa Starbucks digunakan dalam Kdrama itu, karena saat ini boikot global terhadap jaringan kopi Amerika itu masih terus dilakukan.

Sejak Oktober, jumlah korban tewas di Jalur Gaza dilaporkan telah melampaui 30.000 jiwa akibat serangan Israel.

Warga Palestina yang masih hidup di Gaza berjuang untuk bertahan hidup karena lebih dari 70.000 orang terluka, kelaparan, kehilangan tempat tinggal, dan kehilangan rumah, keluarga, dan teman.

Baca Juga: Poster Pasangan Queen of Tears dan My Demon Diduga Bakal Diremake Tetangga Masa Gitu? Versi Korea

Semakin banyak orang di seluruh dunia yang menyadari krisis kemanusiaan ini dan berharap dapat mengambil bagian dalam melakukan perubahan.

Jadi, BDS (Boycott, Divestment, and Sanctions) telah membantu mengidentifikasi merek-merek yang harus menjadi sasaran boikot.

Komite Nasional BDS Palestina membagikan daftar merek yang akan diboikot dan menempatkannya dalam beberapa kategori.

Jaringan restoran cepat saji populer, seperti McDonalds dan Starbucks, merupakan target organik, meskipun Starbucks tidak termasuk dalam daftar boikot BDS.

Baca Juga: Miliki Nasib dan Cerita yang Sama Hong Hae In Queen Of Tears dan Hong Nara Love Reset Seperti Bersaudara

Pada bulan Oktober 2023, serikat pekerja Starbucks, yang mewakili setidaknya 9.000 karyawan, membagikan postingan melalui Twitter. Dalam pernyataannya, Starbucks Workers United menyatakan solidaritasnya dengan Palestina.

Tak lama kemudian, Starbucks mengeluarkan pernyataannya sendiri, yang mengecam serikat pekerja tersebut. Starbucks tidak ingin dikaitkan dengan pendirian serikat pekerja.

Starbucks kemudian menggugat karyawannya pada 18 Oktober 2023 atas pelanggaran merek dagang. Perusahaan mengklaim postingan media sosial tersebut membuat marah pelanggannya dan berpotensi merusak reputasi perusahaan.

Sejak itu, Starbucks telah diboikot di seluruh dunia karena pelanggan menganggap tidak etis jika Starbucks menuntut karyawannya atas sikap mereka terhadap masalah kemanusiaan.

Baca Juga: Ada Kalung 2 Miliar, Outfit Kim Ji Won di Queen of Tears Episode 4 Ini Ternyata Berharga Fantastis

Akibatnya, Starbucks kehilangan nilai pasar sebesar 12 miliar dolar, bahkan beberapa toko telah ditutup dan dinyatakan bangkrut di banyak negara.

Namun, beberapa netizen mencatat bahwa beberapa toko Starbucks internasional bersifat independen. Misalnya, CEO Starbucks Coffee Korea saat ini, Son Jung Hyun, adalah anggota perusahaan teknologi ritel global Shinsegae I&C.

Starbucks dilaporkan tidak memiliki saham di Starbucks Coffee Korea. Namun, waralaba tetap membayar royalti 5 persen untuk penggunaan nama merek dan logo.

Baru-baru ini, Workers United dan Starbucks memulai diskusi untuk membangun hubungan yang produktif demi kepentingan terbaik mitra Starbucks.

Meski begitu, masih banyak yang memboikot Starbucks, dan hal itu memancing kekecewaan penonton Queen of Tears.

Berikut komentar netizen:

"Apakah aku melihat cangkir Starbucks di QueenOfTearsEp4??? Benar-benar.....",

"Aku kecewa melihat karakter Kim Soohyun sedang minum Starbucks di episode baru...",

"hanya menghela nafas kekecewaan yang paling dalam ketika aku melihat cangkir starbucks dalam Queen of Tears, oh kita tidak akan pernah mendapatkan sesuatu yang baik di sini",

"STARBUCKS SI***N, APA YANG MEREKA LAKUKAN DI Queen of Tears",

"Queen of Tears mempromosikan Starbucks, dan aku menghela nafas kekecewaan paling dalam saat melihat karakter Kim Soohyun di episode ke-4 memegang cangkir Starbucks".

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan