← Kembali ke Blog
JYP EnteraimentDay6MyDay

Teaser DAY6 Fourever Dapat Kecaman Netizen, Diduga Mengandung Propaganda Zionis: Sangat Kecewa

Alam KCN · March 5, 2024
Teaser DAY6 Fourever Dapat Kecaman Netizen, Diduga Mengandung Propaganda Zionis: Sangat Kecewa

Teaser video DAY6 untuk mini album "Fourever" dianggap mengandung unsur Israel, sehingga netizen kritik JYP Entertainment.


KPOPCHART.NET - JYP Entertainment kembali mendapatkan kecaman dari penggemar karena dianggap mendukung genosida.

Kali ini, kecaman tersebut datang dari penggemar DAY6 yang memiliki julukan MyDay yang mengkritik video teaser sang idola.

JYP Entertainment dinilai telah memasukan hal yang berhubungan dengan negara Israel di teaser video DAY6.

Baca Juga: DAY6 Sapa Penggemar Indonesia Untuk Konser Saranghaeyo Indonesia 2024

Dilansir dari laman Koreaboo, beberapa netizen menyerukan JYP Entertainment untuk memboikot genosida.

Baru-baru ini, band pop-rock Korea DAY6 mengumumkan akan segera comeback, setelah semua anggotanya keluar dari wajib militer. Grup ini akan merilis mini album kedelapan mereka yang bertajuk "Fourever".

MyDay awalnya bersemangat dengan comeback DAY6 yang telah lama dinantikan, namun perasaan berubah saat mereka melihat trailer film sang idola.

Baca Juga: Ada NCT hingga Day6, Ini Dia Beberapa Idol yang Akan Comeback Pada Bulan Maret

Menjelang akhir video, para anggota berpose, dan di belakang mereka ada rak buku. Di rak itu tampak seperti ada majalah atau buku Tel Aviv.

Menurut pihak Palestina, Tel Aviv adalah wilayah pendudukan Palestina, dan penduduknya adalah pemukim. Menurut Al Jazeera, "Pemukim adalah warga negara Israel yang tinggal di tanah pribadi Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.”

Kolom komentar di Instagram dipenuhi netizen yang mengkritik penggunaan majalah Tel Aviv oleh JYP Entertainment sebagai properti dalam video tersebut. Banyak yang merasa hal itu digunakan sebagai propaganda Zionis.

Baca Juga: Ada Eks DAY6 Hingga Jebolan Boys Planet, Berikut 40 Peserta MNet Survival Build Up, Netizen: Masih Bingung..

Penggemar juga menggunakan Twitter untuk menyebarkan kesadaran, dan tagar "JYP BOYCOTT GENOCIDE” menjadi trending.

Mereka menyebarkan informasi mengenai masalah sosial. Banyak yang mengomentari postingan promosi DAY6 dan menandai JYP Entertainment serta menyerukan penghapusan majalah Tel Aviv.

Berikut komentar netizen:

"maafkan aku, aku memutuskan untuk TIDAK menghebohkan konten apa pun dari comeback ini (untuk saat ini). Aku sangat kecewa, kami sudah MENUNGGU SANGAT LAMA DAN KAMU MENGHANCURKANNYA!",

"Jypnation kamu harus mendidik karyawanmu dan MENGUBAH properti tentang israhell dari apapun yang berhubungan dengan konsep comeback DAY6‼️",

"Halo JYPE, Kami TIDAK ingin DAY6 mengasosiasikan atau mempromosikan perusahaan yang mendukung genosida di Palestina. Mohon perhatikan kekhawatiran kami.",

"Bisakah Anda menghapus semua properti ini di trailer dan comeback mendatang? Saya TIDAK ingin Day6 mengasosiasikan atau mempromosikan genosida di Palestina.",

"Ini sebuah peringatan kepada siapapun yang membuat teaser tersebut. Jika Anda tidak tahu tentang geografi dan genosida yang dilakukan orang-orang terhadap Palestina.. kecuali Anda cukup bodoh".

Baca Juga: Bukan Cuma Ikan, Dowoon Day6 Jadi Sorotan Karena Tambahkan Ini di Hadiah Giveaway-nya, Netizen: Kalo Dijual…

Dunia akhir-akhir ini semakin sadar akan permasalahan sosial di kawasan tersebut. Sejak Oktober, jumlah korban tewas di Jalur Gaza dilaporkan telah melampaui 30.000 orang.

Warga Palestina yang masih hidup di Gaza berjuang untuk bertahan hidup karena lebih dari 71.920 orang terluka, kelaparan, kehilangan tempat tinggal, dan kehilangan rumah, keluarga, dan teman.

Lebih dari 30.000 warga Palestina telah terbunuh dan lebih dari 70.000 lainnya terluka di Jalur Gaza sejak perang Israel terhadap Hamas dimulai hampir lima bulan lalu, kata pejabat kesehatan di wilayah tersebut.

Video DAY6 bukan satu-satunya video terbaru JYP Entertainment yang menyerukan boikot oleh penggemar.

Baca Juga: War Is Over, Dowoon Day6 Akhirnya Bisa Pulang Usai Harus Mancing Berhari-hari Karena Ulahnya Sendiri

Baru-baru ini, rekan satu labelnya Park Jin Young (juga dikenal sebagai J.Y. Park atau JYP), Stray Kids, ITZY, dan NMIXX bekerja sama untuk lagu baru “Like Magic,” yang merupakan single promosi untuk kampanye Korea Coca-Cola 2024.

Merek soda tersebut saat ini diboikot di seluruh dunia karena mendapatkan keuntungan dari pendudukan Israel di Palestina, karena merek tersebut juga diketahui beroperasi di Atarot, sebuah pemukiman ilegal Israel.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan