Jadi Korban Kekerasan di Pyramid Game, Bona WJSN Mendadak Rasakan Patah Hati Selama Jalani Syuting

Menjadi korban kekerasan di drama webtoon Pyramid Game, Bona WJSN mengungkapkan bahwa dirinya saat ini merasakan patah hati
KPOPCHART.NET - Jadi korban kekerasan di drama Pyramid Game, Bona WJSN mendadak mengaku patah hati selama syuting.
Drama Pyramid Game sendiri diperankan oleh Bona WJSN, Shin Seul Ki, Jang Da Ah, Ryu Da Bin, hingga Kang Na Eon.
Tak hanya Bona WJSN yang menjadi perhatian tapi Jang Da Ah, kakak Jang Wonyoung juga disorot di drama Pyramid Game.
Baru-baru ini Bona WJSN berbicara tentang perannya sebagai korban kekerasan di Pyramid Game.
Baca Juga: Lee Do Hyun Dituduh Miliki Kepribadian Ganda Imbas Peran The Good Bad Mother dan Exhuma
Bona WJSN sendiri memiliki nama asli Kim Ji Yeon mengungkapkan perasaannya tentang tampil di drama Pyramid Game.
Pyramid Game menggambarkan pertarungan bertahan hidup di kelas 2-5 SMA Perempuan Baekyeon dimana para siswi berpartisipasi dalam pemungutan suara rahasia dan dibagi menjadi pelaku kekerasan di sekolah, korban, dan pengamat sesuai dengan peringkat mereka.
Drama ini didasarkan pada Webtoon populer karya Dalggonyak, yang membuka dunia baru bagi thriller psikologis akademis dengan memperkenalkan pandangan dunia yang baru dan unik.
Baca Juga: OP Bagikan Pertemuan dengan Song Joong Ki dan Katy Louise Saunders: Putranya Sangat...
Pyramid Game sendiri memiliki 10 episode dan akan menayangkan empat epsiode pertama pada pukul 12 siang Kamis, 29 Februari 2024.
Kemudian dua episode per minggu setiap hari kamis untuk drama selanjutnya Pyramid Game.
Pada Senin, 26 Februari 2024, serial asli TVING, Pyramid Game mengadakan promosi drama yang diadakan di CGV Yongsan I-Park Mall di Yongsan-gu, Seoul pada jam 2 siang.
Pada promosi tersebut terlihat kehadiran Park So Yeon PD, Bona WJSN, Shin Seul Ki, dan Kang Na Eon.
Sedangkan, kakak Jang Wonyoung, Jang Da Ah tidak hadir dalam promosi tersebut karena didiagnosis terjangkit COVID-19.
Bona WJSN sendiri berperan sebagai Sung Su Ji yang menjadi korban kekerasan di sekolah segera pindah ke sekolah baru dan memimpin pemberontakan.
Dia mengatakan, "Saya mencoba menyinkronkan sebanyak mungkin dengan karya aslinya.
Saya berakting, saya fokus pada karakter asli dan karakter Sung Su Ji yang saya gambarkan.
Adegan kekerasan di sekolah semuanya akting tetapi saya merasa sangat patah hati selama syuting.
Saya sekali lagi berpikir bahwa itu akan hilang, orang dewasa harus lebih memperhatikannya."






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.