Minta HYBE Supaya Tidak Bekerja Sama Dengan Zionisme, KBS News Diduga Blokir ARMY di Twitter!

Pengen minta tolong, KBS News malah diduga telah menyembunyikan tweet dan memblokir akun Twitter ARMY
KPOPCHART.NET - Selama beberapa bulan terakhir seiring dengan meningkatnya krisis kemanusiaan di Gaza, Palestina.
Penggemar K-pop telah mengambil tindakan dalam berbagai kapasitas untuk menunjukkan dukungan mereka dan mempengaruhi perubahan positif.
Khususnya ARMY (fandom BTS), sangat menyuarakan dalam meminta HYBE untuk 'mendivestasi dari Zionisme.'
Hal itu juga mencakup hubungan perusahaan agensi BTS tersebut dengan Scooter Braun, CEO agensi HYBE America.
Braun sendiri memiliki reputasi yang tidak baik karena sering mengeluh tentang manajemen artisnya.
Terlepas dari masalah tersebut, banyak penggemar yang mempermasalahkan tentang dukungan lamanya terhadap ideologi Zionis.
Baca Juga: Kenakan Seragam Sekolah, Jennie BLACKPINK Curi Perhatian Knetz Hingga Ramai Bilang Gini!
Selain Braun, para penggemar juga mengungkapkan ketidaknyamanan mereka dalam cara platform BTS digunakan untuk mempromosikan Usher baru-baru ini.
Usher merupakan salah satu artis yang juga menyuarakan tentang dukungannya terhadap Zionisme dan Israel.
Lalu, ARMY juga tidak menyutujui spekulasi perilisan lagu dimana RM bekerja sama dengan Pharrell Williams, seorang pendukung setia Israel dan badan militernya.
Para penggemar juga membuat kampanye untuk menuntut HYBE berhenti berkerja sama dengan para Zionisme.
Hal tersebut semakin kuat karena ARMY Palestina mempelopori inisiatif tersebut, termasuk truk protes yang dikirim ke markas HYBE di Seoul pada tanggal 23 Februari.
Truk tersebut berisi video tentang kehancuran kehidupan di Gaza dan menampilkan pesan dalam bahasa Inggris dan Korea.
Hal ini dilakukan oleh penggemar dalam menyuarakan keterlibatan Scooter Braun dan kolaborasi artis lainnya.
Untuk membantu menyebarkan suara mereka lebih jauh, banyak penggemar mulai menandai outlet berita Korea yang terkenal dan populer.
Hal ini diharapkan jika outlet berita meliput masalah ini, HYBE harus memperhatikannya.
Namun, banyak ARMY yang menuduh bahwa KBS News merespon dengan cara yang pasif dan bermusuhan.
Akun Twitter resmi KBS News menyembunyikan samua tweet yang diposting di halamannya dengan hastag #HYBEDivestFromZionism.
Selain itu, banyak juga yang mengaku telah diblokir oleh akun KBS News karena mengirimi mereka tweet tentang hal yang sama.
Sampai saat ini belum diketahui maksud dari KBS News melakukan hal tersebut.
Ini bukan pertama kalinya ARMY melakukan mobilitas untuk membela tujuan baik.
Fanbase ini terkenal menjadi berita utama karena menyamai sumbangan BTS sebesar USD 1 juta Dollar untuk gerakan Black Lives Matter pada tahun 2020.
Mungkin karena pesan dari musik BTS, itulah sejumlah hal besar orang masih melanjutkan aktivisme mereka yang mengagumkan.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.