Media Korea Utara Klaim BTS dan BLACKPINK Dijadikan Budak Oleh Korsel, Knetz: Padahal Negara Mereka Sendiri…

Knetz soroti media Korea Utara yang mengeklaim bahwa idol K-Pop termasuk BTS da BLACKPINK telah dijadikan budak dengan hidup menyedihkan
KPOPCHART.NET - Knetz baru-baru ini telah menyoroti artikel yang membahas tentang Korea Utara yang mengeklaim bahwa BTS dan BLACKPINK telah dijadikan budak oleh Korea Selatan.
Melansir dari artikel yang dirilis 3 tahun lalu, media Arirang Echo dari Korea Utara menyebut jika para idol K-Pop termasuk BTS dan BLACKPINK telah menjalani kehidupan yang menyedihkan terlepas dari kesuksesan mereka yang luar biasa.
Arirang Echo menyatakan bahwa agensi hiburan besar Korea Selatan terlalu memaksakan pelatihan kepada para murid mereka sejak di usia belia.
Selain itu, agensi juga sering kali membuat para trainee terisolasi dari dunia luar dan hanya memberikan anak-anak waktu tidur selama 2-3 jam dalam sehari.
Baca Juga: Lee Hyori Dikecam Netizen Korea Akibat Sikapnya yang Keterlaluan: Dia Hanya Menyakiti...
Bahkan setelah berhasil debut, perusahaan juga mencoba mengambil keuntungan besar dari kerja keras para idol K-Pop dengan alasan sebagai balasan untuk biaya pelatihan.
Beberapa hal disebutkan tersebut kemudian dikritik pedas oleh media Korea Utara ini.
Arirang Echo menyatakan, “banyak penyanyi muda yang hidup di penjara tanpa jeruji karena mereka menderita sakit fisik maupun mental.”
Selain itu, agensi yang sering memaksa artis wanita mereka untuk berhubungan intim dengan politisi maupun pengusaha besar hingga membuatnya sang artis menderita sampai memutuskan untuk bunuh diri juga tak luput dari kritikan media Korea Utara.
Baca Juga: Bakal Lakukan Konser Tur Dunia, Lagu-lagu Populer Milik NewJeans Justru Buat Khawatir, Kenapa?
Tak berhenti di situ, kritikan dari Arirang Echo juga terus berlanjut.
Arirang Echo menyoroti bahwa agensi hiburan di Korea Selatan dinilai sering membuat kontrak yang tidak adil dengan artis mereka.
Selain itu, di usia yang masih muda, trainee harus mengalami tubuh, pikiran, dan jiwa mereka direnggut hingga diperlakukan seperti budak oleh pengusaha seni yang kejam dan hanya peduli keuntungan.
Memang, di Korea Selatan sendiri masalah trainee kerap kali menjadi perhatian publik.
Jika kalian merupakan penggemar dari grup idol, kalian tentunya sudah sering melihat para idol yang harus melewati berbagai program pelatihan yang keras demi bisa meraih mimpi mereka untuk debut.
Hal tersebut nampaknya membuat media Korea Utara prihatin dengan nasib anak muda yang menjadi trainee.
Menanggapi hal ini, Knetz yang tinggal di Korea Selatan dan mendapati langsung kehidupan K-Pop tentunya tak tahan untuk turut memberikan berbagai tanggapan mereka seperti berikut ini.
“Kalau jadi idol K-Pop disebut budak, aku juga mau jadi budak kalau begitu”
“Budak mana yang bisa memiliki black card hahaha”
“K-Pop sepertinya harus mewaspadai Partai Komunis Tiongkok dan rezim Korea Utara”
“Lucu sekali negara diktator mengatakan hal seperti itu padahal mereka sendiri memperburuk seluruh negara hahaha. Kenapa, apakah kalian iri dengan negara yang punya BLACKPINK dan BTS?"
"Kalian sendiri menjadikan anak-anak sebagai budak militer selama 10 tahun. Aku lihat di siaran pembelot Korea Utara, mereka kekurangan gizi sampai mencuri makanan dari penduduk desa"
Bagaimana menurut kalian?
















Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.