Dua Agensi dari BIG 4 Diperkirakan Paling Berdampak Besar Pasca Universal Music Group Hapus Lagu KPop di TikTok

Kedua agensi BIG 4 ini diperkirakan akan mendapatkan dampak besar setelah Universal Music Group menghapus musik di TikTok
KPOPCHART.NET - Belum lama ini Universal Music Group dan TikTok telah melakukan negosiasi.
Negosiasi ini membahas tentang perpanjangan kompensasi yang adil dan perlindungan AI dengan TikTok.
Namun, diketahui bahwa negosiasi yang dilakukan antara pihak Universal Music Group dan TikTok gagal.
Baca Juga: BTS Komuk Na In Woo Usai Adegan Ciuman dengan Park Min Young Jadi Sorotan Netizen: Pucet Banget...
Sehingga, Universal Music Group dirumorkan akan menghapus musik milik mereka yang ada di TikTok dampak dari kegagalan negosiasi itu.
Universal Music Group (UMG) diperkirakan akan menghapus musik dari TikTok pada tanggal 31 Januari 2024.
Hal ini akan berdampak besar bagi artis K-Pop yang berkolaborasi dengan Universal Music Group.
Baca Juga: Tidur Pas Ujian? Nilai Matematika Sempurna dalam 10 Menit, Siapa Lagi Kalau Bukan Chenle NCT Dream!
Karena saat ini, TikTok berkontribusi besar dalam membuat sebuah lagu menjadi viral dan menjangkau jaringan yang lebih luas.
Ketika penghapusan ini dilakukan, akan ada juga beberapa dari agensi BIG 4 Korea Selatan yang juga akan mengalami dampak besar.
Dua dari agensi besar tersebut yakni HYBE Labels dan JYP Entertaiment.
HYBE Labels sebelumnya sudah menjadi mitra UMG, sehingga semua artis di bawah agensi ini kemungkinan besar akan menghapus musiknya dari TikTok.
Lalu ada JYP Entertaiment yang juga bekerjasama dengan Republic Record, merupakan label rekaman di bawah UMG.
Beberapa netizen juga berasumsi bahwa bagian musik milik HYBE dan JYP juga akan dihapus dari TikTok.
Selain itu, ada sejumlah artis K-Pop lain yang mungkin juga terkena dampaknya, seperti BLACKPINK, GIDLE, TRIBE, Jeon Somi, dll.
Bahkan artis yang merilis musik di Jepang melalui Universal Music Group juga kemungkinan akan dihapus.
Namun, banyak netizen lain yang menilai kolaborasi antara perusahaan K-Pop dan UMG tidak boleh dipertimbangkan dalam situasi ini.
Mereka meminta perusahaan tersebut bisa langsung bernegosiasi untuk tetap mempertahankan musiknya di TikTok.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.