Sebuah Video Meresahkan, Seorang Remaja Lelaki yang Menyerang Seorang Pria Lanjut Usia Telah Memicu Kemarahan di Korea Selatan

Video ini telah memicu kemarahan publik di Korea Selatan tentang kekerasan terhadap orang tua. Banyak orang yang mengecam tindakan tersebut.
KPOPCHART.NET - Sebuah video yang memperlihatkan seorang siswa sekolah menengah yang menyerang secara fisik seorang penjaga keamanan berusia yang 60-an telah menyebabkan kemarahan luas di Korea Selatan.
Karena kehebohan publik tersebut, polisi akhirnya melakukan penyelidikan atas masalah tersebut pada Senin, 15 Januari KST.
Kantor Polisi Nambu di Namyangju, Provinsi Gyeonggi, sedang dalam proses menginterogasi tersangka remaja penyerang.
Menurut laporan, pada tanggal 12 Januari, penjaga keamanan memarahi terdakwa dan teman-temannya karena menyebabkan gangguan di sebuah kompleks komersial di Dasan-dong, yang mungkin menyebabkan penyerangan.
Laporan menyatakan bahwa tersangka memukul penjaga keamanan beberapa kali, termasuk menendang dan menjatuhkannya ke lantai.
Remaja tersebut melontarkan pukulan yang sangat kuat ke wajah pria tersebut hingga akhirnya dia kehilangan kesadaran.
Baca Juga: NMIXX Sekali Lagi Pukau Publik Dengan Kemampuan Live Vokal Mereka, Netizen : Seharusnya...
Awalnya, pihak berwenang memutuskan untuk tidak menyelidiki kasus ini karena korban mengatakan dia tidak ingin mengajukan tuntutan.
Karena di Korea Selatan, penyerangan adalah salah satu kejahatan yang tidak dapat dihukum tanpa pengaduan korban, polisi tidak dapat menindaklanjutinya.
Namun serangan tersebut, yang di rekam oleh teman tersangka dan disebarkan di media sosial, menjadi viral secara nasional dan menyebabkan kemarahan publik yang besar.
Baca Juga: Outfit Turtleneck Transparan Jihyo TWICE di Bandara Disorot oleh Netizen: Bajunya Terawang Gitu
Para pejabat terpaksa menangani kasus ini lagi dan memutuskan untuk menyelidiki remaja tersebut dengan tuduhan melukai orang lain, yang merupakan kejahatan yang dapat dihukum tanpa adanya pengadu.
Teman yang memposting video tersebut secara online mengklaim bahwa itu adalah "pertandingan sparring".
Yang disarankan oleh korban itu sendiri, dan korban meminta mereka untuk memfilmkannya juga.
Saat diinterogasi, tersangka dilaporkan mengatakan kepada polisi bahwa dia sangat menyesali tindakannya.
Sementara itu, para pejabat sedang menyelidiki apakah perkelahian dan pembuatan film tersebut terjadi atas persetujuan kedua belah pihak.











Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.