Indonesia Bisa Tiru! Pemerintah Korea Selatan Serius Membasmi Transaksi Narkoba Secara Online

Korea Selatan akan menerapkan kebijakan yang dapat memberantas transaksi narkoba secara online, memanfaatkan...
KPOPCHART.NET- Korea Selatan tahun lalu digemparkan oleh pengguna narkoba di kalangan publik figur. Negeri ginseng itu, consent dengan peredaran obat terlarang.
Penggunaan narkoba di kalangan publik figur menimbulkan kegaduhan dan disorot oleh media-media Korsel hingga mancanegara.
Upaya memberantas perdagangan narkoba, Pemerintah Korea Selatan memanfaatkan teknologi kekinian.
Baca Juga: Dispatch Beberkan Bukti Jika Aktor Lee Sun Kyun Adalah Korban Pengancaman Bukan Narkoba
Bersumber dari The Korea Times, Kementerian Food and Drug Safety pada 2024 berencana membangun sistem pemantauan online menggunakan AI untuk memberantas peredaran narkoba.
Sistem akan mendeteksi dan menilai postingan tersebut berkaitan atau tidak dengan narkoba. Lalu memblokir postingan yang mempromosikan perdagangan narkotika ilegal.
Di Korea, sedang melonjak iklan makanan, obat-obatan, hingga penjualan obat terlarang di berbagai platform penjualan online serta media sosial.
AI dilatih sedemikian rupa untuk mengenali akronim dalam jual beli narkoba. Sehingga dapat melacak transaksi narkoba secara online.
Baca Juga: Netizen Twitter Ramai Perbincangkan Dugaan Lee Sun Kyun Jadi Kambing Hitam Kasus Narkoba: Kasian...
Diperlukan sistem pemantauan yang cepat untuk memblokir pendistribusian obat-obatan terlarang.
Mengingat transaksi pengguna narkoba di internet mencapai 4.362, naik 41,1 % dibanding tahun 2022.
Dilansir dari The Korea Herald, ditahun 2022 sejumlah 1.495 orang ditangkap, 533 orang diantaranya menggunakan situs Dark Web dan Cryptocurrency dalam jual beli narkoba.
Polisi Korea Selatan mengaitkan, peningkatan peredaran narkoba berhubungan dengan kemudahan transaksi yang difasilitasi oleh media sosial dan internet.
Sehingga, Kementerian Food and Drug Safety mengalokasikan dana sebesar 375 juta won untuk mengembangkan algoritma yang menargetkan kata kunci narkoba serta yang terkait.
Dilansir dari Korea JoongAng Daily, remaja pengguna narkoba dibawah 20 tahun meningkat paling tajam, mencapai 1.025 orang.
Peningkatan mencapai 3 kali lipat dari 294 orang di 2022.
Kepolisian mengatakan tempat yang paling sering digunakan untuk mengonsumsi narkoba yaitu club, lalu tempat karaoke.
Sejumlah 672 penangkapan narkoba terjadi di club pada 2022.
Ditahun itu, polisi berhasil menangkap 2.379 orang yang 29,4 % nya merupakan warga asing dari China, Thailand, hingga Vietnam.











Comments
Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.