Pemakaman Mendiang Lee Sun Kyun Diwarnai Saling Tuding Usai Polisi Lepas Tangan, Netizen: Tidak Tahu Malu!

Saling tuding mengiringi pemakan Lee Sun Kyun setelah polisi merilis sikap dan posisi mereka, netizen perdebatkan siapa yang salah,
KPOPCHART.NET - Kepergian Lee Sun Kyun meninggalkan ribuan tanda tanya di kalangan publik dan penggemar.
Lee Sun Kyun yang memilih pilihan ekstrem pada Rabu (27/12) meninggalkan duka cita yang mendalam.
Tidak hanya pada keluarga Lee Sun Kyun, namun juga pada kerabat, rekan sejawat dan juga penggemar.
Meninggalnya Lee Sun Kyun ini pun kemudian menjadi pemberitaan hangat di berbagai negara.
Sebelumnya, aktor yang lahir pada tahun 1975 tersebut sedang dalam investigasi kepolisian.
Sang aktor tersandung skandal penggunaan narkoba sejak bulan Oktober lalu.
Meski membantah segala tuduhan dan hasil forensik menunjukkan tanda negatif, pihak kepolisian tetap meyakini tuduhan mereka.
Selain menghadapi hal tersebut, dalam surat wasiatnya terungkap bahwa Lee Sun Kyun juga menghadapi berbagai situasi sulit.
Tekanan pada keluarga, denda pinalti yang melilitnya hingga ujaran kebencian yang diterimanya menjadi salah satu alasan kenapa sang aktor ini memilih pilihan ekstrem.
Bersamaan dengan hal tersebut, pihak kepolisian akhirnya buka suara mengenai posisi mereka.
Pihak kepolisan merasa keberatan dengan tuduhan bahwa pihak mereka telah melakukan investigasi yang berlebihan kepada mendiang Lee Sun Kyun.
Dalam rilisnya yang disiarkan oleh MBC, polisi menyampaikan penyesalan yang mendalam dengan kepergian Lee Sun Kyun.
Namun, polisi mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Lebih lanjut, mereka mengungkapkan bahwa dalam hal ini polisi tidak memberikan bocoran terkait penyelidikan ini kepada siapapun.
Di sisi lain, dengan munculnya rilis tersebut banyak spekulasi yang beredar bahwa polisi berusaha melepas tanggung jawab mereka.
Baca Juga: Tewaskan Lee Sun Kyun dan Jonghyun SHINee, Ini Pengaruh Hirup Asap Briket! Netizen: Kayak...
Polisi dan media saling tuding siapa yang harus bertanggung jawab atas hal ini.
Polisi kemudian diduga berusaha mengalihkan tanggung jawab kepada media dengan mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah membocorkan informasi ini.
Saling tuding ini kemudian membuat netizen bingung sekaligus geram.
Menurut netizen, media tidak akan pernah mengekspos informasi tersebut jika benar-benar tidak ada yang membocorkannya.
Netizen juga memberikan komentar satire bahwa memang jika pihak kepolisian tidak membocorkan informasi, maka mereka telah disadap.
"Tapi bukankah itu benar? Apakah ini penyelidikan yang berlebihan??"
"Tidak ada informasi yang dibocorkan polisi???? LOL"
"Lalu apakah media mendapatkan bocoran informasi tersebut dengan menyadap kantor polisi?? Kalian harus mengatakan sesuatu yang masuk akal"
"Lalu bagaimana reporter itu mengetahui dan menulis artikel tersebut, pasti ada yang membocorkannya"
"Siapa lagi selain polisi yang bisa membocorkannya?"
"Jika tidak bocor, apa yang diketahui wartawan saat menulis artikel?"
"Itu sangat tidak tahu malu"
"Jadi, apakah para reporter menulis ini berdasarkan imajinasi mereka?"
"Siapa yang menulis tentang ini pertama kali?"
"Polisi mencoba menyalahkan media"
"Lalu seluruh markas polisi disadap. Bukankah itu sangat berbahaya? Polisi nasional haha"
"Jadi, benarkah wartawan memasang penyadapan telepon di kantor polisi?," dan beragam komentar netizen lainnya.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.