← Kembali ke Blog
UkrainaSaemangeumKoreaIslamPalestinanetizenJambore

Beberapa Peserta Jambore Ajukan Status Pengungsi ke Pemerintah Korea, KNetz: Jangan Menerima Islam...

Egi Nurcahyani · October 19, 2023
Beberapa Peserta Jambore Ajukan Status Pengungsi ke Pemerintah Korea, KNetz: Jangan Menerima Islam...

Baru-baru ini netizen Korea memberikan reaksi dan menyebutkan Islam atau Palestina, ketika peserta Jambore ajukan status pengungsi


KPOPCHART.NET - Beberapa peserta Jambore mengajukan status sebagai pengungsi ke Pemerintah Korea, hingga netizen Korea memberikan komentar dan menyebut Islam.

Netizen Korea tak hanya menyebut islam, tapi juga Palestina dan Ukraina terkait peserta Jambore yang mengajukan status sebagai pengungsi ke Pemerintah Korea.

Beberapa peserta Jambore Dunia yang diadakan di Samangeum, Jeollabuk-do, pada Agustus lalu dipastikan mengajukan status pengungsi ke Pemerintah Korea.

Menurut Komunitas hukum pada (19/10), Pusat Dukungan Imigrasi dan Orang Asing Kementerian Kehakiman mengadakan pelatihan bagi pelamar pengungsi pada 12 November bagi para peserta yang mengajukan.

Mereka mengajukan permohonan status pengungsi sgera setelah memasuki negara tersebut untuk berpartisipasi dalam Jambore.

Baca Juga: Setelah BJH Ditangkap, Kim Beom Soo Kakao Masuk dalam Daftar Tersangka Manipulasi Saham SM!

Sebagian besar dari mereka yang mengajukan pengakuan adalah anak di bawah umur termasuk beberapa orang dewasa.

Kementerian Kehakiman berencana memutuskan apakah akan menerima orang tersebut atau tidak setelah melakukan proses penyaringan pengungsi.

Seorang pejabat dari Kementerian Kehakiman menjelaskan, "Sulit untuk memastikan jumlah pasti orang atau kebangsaannya."

Menurut UU Pengungsi sebagai orang asing yang tidak dapat atau tidak ingin menerima perlindungan dari negara kewarganegaraannya karena ketakutan yang beralasan misalnya penganiayaan atas dasar ras, agama, kebangsaan, atau status tertentu bahan opini publik ditetapkan sebagai pemohon pengungsi.

Bagi pemohon pengungsi, Pemerintah Korea memberikan biaya hidup hingga enam bulan sejak tanggal permohonan.

Saat itu lebih dari 43.000 pemuda dari 158 negara berpartisipasi dalam Jambore Saemangeum yang diadakan 1-12 Agustus 2023.

Ketika acara tersebut banyak negara yang hadir dengan berbagai background dan kebangsaan termasuk Indonesia.

Baca Juga: Pas SMP Cebol, Shim Hyung Tak Beberkan Alasan Jadi Ngefans Doraemon, Netizen: Kayak Nobita Butuh...

Belum dipastikan mereka dari negara mana, karena terlihat beberapa negara saat ini sedang mengalami peperangan hebat.

Banyak juga yang berpikiran bahwa ketika Jambore para peserta membayar mahal tapi mereka malah daftar sebagai pengungsi.

Karena permintaan tersebut netizen Korea memberikan komentar:

"Dari negara mana kamu berasal?"

"Apakah itu Islam?"

"Mengalami hal itu dan mengajukan status pengungsi?"

"Jika itu Islam, terimalah."

"Palestina? Bagaimana dengan Ukraina?"

"Jika Anda seorang Muslim, mohon jangan mengambilnya."

"Islam tidak diperbolehkan."

Baca Juga: Dapet Karakter Iljin di 'Brave Citizen', Lee Jun Young U-KISS Akui Nangis Setelah Akting, Netizen: Beban...

"Saya pikir anak-anak bisa menerimanya meskipun itu Islam. Kalau masih kecil, apakah tidak bisa diubah melalui pendidikan?"

"Apa yang terjadi pada orang tua dan anggota keluarga ketika anak di bawah umur mengajukan status pengungsi?"

"Tolong jangan menerima Islam."

"Islam tidak berfungsi. Islam bukanlah sebuah agama, melainkan sebuah sistem."

"Jangan menerima Islam."

"Saya dengar biaya ikut jambore mahal??? Tapi pengungsi?"

"Saya pikir akan mudah untuk mendapatkan visa dengan datang melalui jambore, tapi saya pikir kita harus memperketat segalanya untuk mencegah penyalahgunaan di masa depan. Ya, tidak mungkin menerima pengungsi," dan komentar lainnya.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan