Palestina Dituding Penjarakan Bayi Israel Jadi Perbincangan Netizen Korea: Jangan Bicara Omong Kosong...

Baru-baru ini komunitas online theqoo, dimana OP mengunggah foto bayi yang sebut bayi Israel dimasukkan ke jeruji besi oleh Palestina
KPOPCHART.NET - Netizen Korea sepertinya juga menyoroti kasus pertempuran antara Palestina dan Israel yang masih saja memperebutkan jalur kekuasaan.
Yang dimana beredar foto di komunitas online Korea yang mengatakan bahwa warga Palestina mengurung bayi-bayi Israel di jeruji besi.
Hal ini belum dipastikan apakah benar yang di jeruji besi adalah bayi-bayi dari Palestina atau Israel, bahkan bisa dibilang juga semacam adu domba yang dimana mengatasnamakan islam sebagai pelakunya.
Hal seperti ini tidak jarang terjadi, bahkan ketika pengeboman sebuah gereja terjadi pelaku mengaku Islam dan sedang melakukan kebaikan padahal sebenarnya adalah teroris.
Tapi menurut OP, menuliskan judul, "Bayi Israel dipenjara di kandang besi."
Jika dilihat dari postingan yang diposting di komunitas online, masih belum dipastikan itu bayi Palestina atau Israel, bisa juga kemungkinan bayi Rusia karena keterangan yang digunakan menggunakan Bahasa Rusia.
"Pergi Jika kemarin sikap terhadap warga sipil Yahudi yang ditawan oleh orang-orang Palestina setidaknya masih menunjukkan rasa kemanusiaan, maka pada hari kedua kita dapat mengatakan dengan yakin bahwa konflik tersebut mengungkapkan sisi terburuk dari masyarakat.
Rekaman itu menunjukkan anak-anak Yahudi yang dikurung diolok-olok oleh warga Palestina.
#Israel #Palestina @rybar Dukung kami."
Tidak menutup mata konflik geografis juga terjadi hingga saat ini antara Rusia dan Ukraina.
Menurut rilisan realtime dari Al-Jazeera yang memberitakan bahwa, para pejuang Hamas telah menyandera puluhan warga sipil dan tentara Israel.
Disebutkan bahwa Kelompok Palestina mengatakan mereka berencana menggunakan warga Israel yang ditangkap untuk mencapai kesepakatan pembebasan terhadap warga Palestina yang dipenjara oleh Israel.
Setidaknya ada 1264 tahanan administratif Palestina yang ditahan di balik jeruji besi tanpa diadili atau dituntut apapun.
Dimana artinya warga sipil yang ditahan Israel bisa menghabiskan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun di penjara tanpa dituntut.
Meskipun Israel terus saja berdalih sambil mengumpulkan bukti tapi para kritikus dan kelompok HAM mengatakan sistem tersebut telah disalahgunakan secara luas dan mengabaikan hukum yang berlaku.
Menurut data Al Jazeera, pada tahun 2000 lebih dari 12.000 anak-anak Palestina ditahan oleh pasukan Israel.
Setidaknya ada 700 anak-anak Palestina di bawah usia 18 tahun dari Tepi Barat yang diduduki dituntut setiap tahun melalui pengadilan militer Israel, setelah ditangkap, diinterogasi, dan ditahan oleh tentara Israel.
Anak-anak sering menjadi sasaran penyiksaan fisik dan psikologis, mereka diinterogasi tanpa kehadiran orang tua atau pengacara dan politikus menuduh Israel melakukan eksploitasi penahanan mereka untuk dijadikan sebagai informan dan memeras keluarga secara finansial.
Karena hal yang dibagikan OP melalui situs komunitas online netizen Korea beberapa ada yang mengutuk sikap Hamas ada juga yang menganggap sebagai salah satu usaha Palestina menyelamatkan sandera yang ditahan Israel.
Komentarpun datang oleh netizen Korea karena rumor yang mengatakan Hamas atau Palestina mengurung bayi Israel.
"Sepertinya mereka melakukan hal yang sama terhadap anak-anak Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel... Tapi apa yang salah dengan bayi-bayi itu?"
"Saya kira sejarah terulang kembali, karena perang dan terorisme selalu seperti itu."
"Dan orang-orang yang menggunakan warga sipil Palestina sebagai perisai daging dan bahkan membunuh perempuan sipil melakukan hal itu, dan itulah yang mereka dapatkan dari apa yang mereka dapatkan? Jangan bicara omong kosong."
"Beberapa saat yang lalu, di postingan lain, ada seorang terhormat umat Islam yang kesal dan bertanya mengapa banyak sekali postingan yang membela Israel dan mengkritik Hamas, apakah itu 17 tahun?"
Baca Juga: OP Bagikan Alasan Islam Tak Berkembang di Zaman Dinasti Joseon, KNetz: Islam Seperti Barat...
"Mereka bilang ini bukan anak-anak Israel, tapi video itu nyata dan tidak diketahui di mana video itu direkam.."
"Apa teks di sana? Karena saya tidak tahu bahasa itu. Saya merasa perlu menjelaskan informasi ini secara akurat... Saya tidak menemukan konten ini ketika saya mencari.
Tetapi orang-orang membicarakan apa yang saya temukan, jadi saya rasa saya perlu memeriksa sumber dan konten yang tepat."
"Theqoo bersifat islamofobia", "Itu bahasa Rusia, tapi tagnya adalah Israel dan Palestina. Saya tidak bisa menafsirkan isinya karena saya hanya mempelajarinya secara dangkal, tetapi orang yang memposting foto itu mungkin telah menyalinnya," dan komentar lainnya.
Beberapa menit kemudian muncul pemberitaan di komunitas online bahwa bayi yang dikurung dalam jeruji besi tersebut adalah berita palsu.
"Banyak akun yang mengunggah video yang memperlihatkan anak-anak yang ditawan di dalam sangkar sedang diejek, mengklaim bahwa mereka adalah anak-anak Israel yang diculik dan dibawa ke Gaza selama serangan Hamas. Video tersebut diunggah 4 hari yang lalu dan tidak ada kaitannya dengan peristiwa tersebut."
Hingga netizen Korea kembali memberikan komentar terkait klarifikasi yang dibagikan di komunitas online:
"Tampaknya ada beberapa gosip yang menyebar tentang Palestina."
"Yang lebih menakutkan lagi, kenapa mereka mengurung anak seperti itu???"
"Saya pikir seperti itu. Terakhir kali di Ukraina, banyak sekali artikel yang memuat hal-hal yang bahkan bukan berita terkini dan bahkan tidak diberitakan, dengan judul berita terkini... Apa bedanya dengan mengkonsumsinya sebagai gosip?"
"Kenapa mereka terjebak di situ, seram kalau 4 hari yang lalu."
"Bahkan selama perang Ukraina-Rusia, berita palsu tersebar dimana-mana..."
"Agak aneh kalau Palestina diserang sepihak tidak ada teksnya, tapi kalau Israel diserang malah gempar."
"Saya mengeluh bahwa beberapa orang di komunitas di belahan dunia lain menganggap tragedi yang ada dan yang sedang berlangsung sebagai gosip, tanpa mengetahui apakah itu benar atau tidak."
"Saat ini, di setiap komunitas, jika Anda menentang Israel, Anda adalah seorang komunis. Ini seperti bersorak untuk Korea Utara. Mereka mendorong opini publik dengan logika ini."
"Sungguh lucu melihat sekelompok warga Korea dihajar dengan menanyakan alasan mereka memihak Palestina dan menanyakan apakah mereka warga Palestina," dan komentar lainnya.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.