Penggemar Artis HYBE Anggap Auto-tune di Vokal LE SSERAFIM, NewJeans, BTS, TXT, SEVENTEEN Lebay

Beberapa artis HYBE Entertainment dinilai menggunakan auto tune terlalu berlebihan oleh para penggemar agensi tersebut.
KPOPCHART.NET - Sebuah diskusi menghenai teknis yang dighunakan oleh artis-artis HYBE Entertainment menjadi pembahasan penggemar.
Para penggemar menilai bahwa HYBE Entertainment telalu berlebihan dalam menggunakan autotune pada vokal artis-artisnya.
Artis-artis HYBE Entertainment yang disebutkan para penggemar termasuk BTS, ENHYPEN, TXT, NewJeans, LE SSERAFIM, dan SEVENTEEN.
Salah satu penggemar Kpop di platform Reddit mengaku bahwa mereka baru-baru ini mulai mengamati penggunaan autotune di lagu-lagu HYBE terlalu berlebihan.
Mereka mengutip contoh seperti "Permission to Dance" milik BTS, lagu kolaborasi TXT dengan Jonas Brothers, dan "Super Shy" milik NewJeans.
Menariknya, mereka menyebutkan bahwa girl group di bawah naungan ADOR dan HYBE itu tampaknya tidak begitu mengikuti tren autotune yang berlebihan.
Namun, menurut mereka, dalam lagu "Super Shy" suara vokal para anggota NewJeans terdengar seperti robot.
Pengamatan ini menarik perhatian netizen lain yang akhirnya menyatakan pendapat yang berbeda-beda.
Meskipun mayoritas tampaknya setuju tentang penggunaan auto-tune yang berlebihan, beberapa penggemar berpendapat bahwa ini bukanlah tren baru.
Baca Juga: FEARNOT Siap Dihibur Huh Yunjin LE SSERAFIM Jelang FLAME RISES di Jakarta: Goyang bersama Mamih Dewi
Di antara kritik tersebut juga terdapat pengamatan bahwa ini bukan hanya autotune, tetapi pengarahan dan pemrosesan vokal secara umum.
Banyak penggemar yang menyinggung kemungkinan HYBE mencoba menciptakan suara yang unik dan konsisten, tetapi mungkin dengan mengorbankan suara asli dari artisnya.
Salah satu perbandingan yang menonjol dalam diskusi tersebut adalah SEVENTEEN. Suara mereka, terutama proses vokal mereka, sebelum dan sesudah bergabung dengan HYBE tercatat sangat berbeda, sehingga semakin memicu perdebatan di kalangan penggemar.
Beberapa orang percaya bahwa penggunaan autotune yang masif terjadi pada periode sekitar tahun 2020-2022.
Lagu "Dynamite" milik BTS sebagai contoh utamanya. Sejak itu, mereka merasa HYBE mungkin telah memutuskan langkah yang kurang tepat.
Salah satu pengamatan yang lebih mendalam dilakukan pada konser live dengan rekaman vokal. Penggemar merasa suara-suara itu terdengar metalik dan aneh, menyimpang dari suara asli yang mereka sukai dari grup-grup ini.
Para penggemar tampaknya setuju bahwa meskipun kemajuan teknologi seperti autotune dapat menyempurnakan musik, kemajuan tersebut harus digunakan dengan bijaksana, terutama dalam industri di mana bakat asli para artis sangat dinantikan oleh penggemar.
Berikut komentar netizen:
"Penggunaan autotune sudah keterlaluan dan ini bukanlah hal baru karena orang-orang sudah lama memiliki pemikiran serupa tentang musik Enhypen. Saya menyebutnya suara Hybe."
"Saya kira penggunaan autotune secara berlebihan sudah ada selama beberapa tahun yang lalu. Itu adalah suara yang juga tidak saya nikmati dalam musik Barat."
"Saya harap mereka menguranginya, ada orang-orang yang sangat berbakat di kelompok mereka, tetapi penggemar tidak bisa mendengarnya karena adanya autotune yang berlebihan."
"Tidak hanya sedikit. Juga bukan hanya autotune, tapi juga pengarahan vokal dan pemrosesan vokal secara umum. HYBE lebih suka membuat nada yang seragam."
"Pemrosesan vokal di sebagian besar musik grup Hybe benar-benar membuatku kesal haha. Saya menemukan banyak lagu yang menarik dan hampir tidak dapat didengarkan sama sekali karena sangat mengganggu saya."
"SAYA BERDOA agar proses vokal tidak pernah sampai ke NewJeans, mereka satu-satunya group yang tampaknya terhindar (setidaknya di telinga saya). Vokal mereka selalu tajam dan jernih, berlawanan dengan pemrosesan vokal metalik dan datar yang didapat grup lain."
"Perbedaan antara autotune SEVENTEEN sebelum dan sesudah bergabung dengan hybe sungguh mengejutkan."
"Suara mereka terdengar sangat metalik dan aneh! Saya menyadari hal itu di group
LE SSERAFIM."






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.