Promosi RIIZE yang Sukses, SM Dperingatkan Tentang NCT New Team Melalui Sistem Baru SM3.0!

Berkat kesuksesan RIIZE menggunakan sistem SM 3.0 banyak yang mengharapkan SM Entertainment juga melakukan promosi sama NCT New Team
KPOPCHART.NET - Selain RIIZE, SM melalui sistem baru SM 3.0 sendiri juga mengumumkan NCT New Team atau NCT Tokyo.
Tak hanya RIIZE, sebelum menganut SM 3.0, agensi tersebut memang sudah mempunyai grup baru seperti HOT, TVXQ, SHINee, EXO, dan NCT.
Tapi, setelah kepergian Lee Soo Man sistem berganti dan banyak yang mengatakan RIIZE dan NCT New Team tidak akan berhasil karena grup pertama tanpa pendiri asli.
Ada yang mengatakan bahwa SM Entertainment telah membuktikan sekali lagi kemampuan produksinya dan menjadikan boy group RIIZE menjadi hits.
Perginya Lee Soo Man yang membuat khawatir kemungkinan akan berakhir berkat penjualan RIIZE.
Menurut SM pada (1/10), RIIZE menyelasaikan jadwal mereka di Indonesia pada 26 September dan kemudian ke Thailand selama liburan Chuseok.
RIIZE sendiri sibuk, termasuk mengadakan fan meeting lokal dan hari media serta album single "Get a Guitar" dirilis pada 4 September menyapu pasar global dan mencetak rekor penjualan awal sebanyak 1 juta kopi.
Menurut Hanteo Chart, situs statistik penjualan album, RIIZE Get a Guitar mencatat penjualan sebanyak 1.016.849 kopi hingga minggu pertama perilisannya.
"Get a Gitar" menduduki peringkat pertama tidak hanya di tangga album domestik, tetapi juga di tangga lagu Oricon Jepang dan QQ Music Tiongkok.
Selain itu, lagu ini menduduki peringkat 10 besar di beberapa tangga lagu luar negeri, termasuk tangga lagu Apple iTunes.
RIIZE pun menarik perhatian industri karena menjadi boy group pertama yang diperkenalkan SM Entertainment setelah sekian lama sejak NCT debut pada tahun 2016.
Pasalnya, SM Entertainment merupakan salah satu agensi ternama yang telah merilis boy group besar yang cukup menggemparkan industri hiburan, mulai dari HOT, TVXQ, SHINee, EXO, dan NCT.
Sudah lama tidak ada boy group baru, apalagi sejak girl group aespa debut, sudah tidak ada lagi grup baru.
Selain itu, perselisihan internal terjadi mengenai hak manajemen SM Entertainment pada tahun 2022, dan partisipasi grup hiburan raksasa HYBE dan Kakao Entertainment menciptakan lingkungan yang menyulitkan untuk melanjutkan proyek baru.
Selama proses ini, Produser Umum Lee Soo Man yang mendirikan SM Entertainment dan secara pribadi membina banyak boy group, telah mengundurkan diri.
Alhasil sempat muncul keraguan apakah perkembangan artis-artis baru khususnya boy group bisa berjalan normal, namun nampaknya semua itu tak berdasar.
Hal ini karena sistem SM 3.0 yang berbasis pada sistem multi-produksi beroperasi dengan baik.
SM 3.0 merupakan tonggak sejarah yang menjelaskan bagaimana SM Entertainment akan dijalankan setelah Lee Soo Man menjadi produser umum.
Ini berisi rencana untuk memaksimalkan kepuasan penggemar dan investor melalui multi-produksi, monetisasi IP, dan investasi global.
Di antaranya, multi-produksi ditandai dengan mempercepat kecepatan produksi artis dan memaksimalkan individualitas dengan mendelegasikan wewenang pengambilan keputusan untuk menemukan dan membina artis baru dan perencanaan album kepada produser.
Melalui hal ini, meski beberapa boy group dan girl group diluncurkan secara bersamaan oleh satu perusahaan, efek kanibalisasi yang melanggar batas pasar yang sama dapat ditekan.
Ini berarti bahwa sebuah lingkungan telah diciptakan di mana para pemula yang unik dapat lebih sering diperkenalkan.
RIIZE yang debut kali ini merupakan grup yang diasuh oleh produser generasi penerus SM Entertainment.
Wizard Production, sebuah studio di bawah arahan direktur umum Kim Hyeong Guk dan Lee Sang Min, bertanggung jawab atas produksi RIIZE.
Direktur umum Kim Hyeong Huk mengatakan pada showcase debut RIIZE pada tanggal 4 September, "Saat ini, terdapat lima unit multi-produksi di SM, dan staf profesional yang didedikasikan untuk artis dalam produksi tersebut melaksanakan pekerjaan berdasarkan otonomi kreatif dan pengambilan keputusan yang independen."
RIIZE sedang dievaluasi sebagai upaya untuk melepaskan diri dari batasan genre unik SM Entertainment, yang biasa disebut sebagai SM Contemplation dan SMP.
Dimulai dengan RIIZE, perhatian terfokus pada perubahan apa yang akan dibawa oleh grup baru SM Entertainment ke SM Entertainment.
Dengan kinerja RIIZE yang melebihi ekspektasi industri, SM Entertainment dinilai telah meletakkan landasan untuk kinerja yang baik tidak hanya tahun ini tetapi juga di masa depan.
Dan ekspektasi semakin meningkat bahwa SM Entertainment akan mampu mencapai penjualan sebesar 1 triliun Won untuk pertama kalinya sejak didirikan.
Hanwha Investment & Securities memperkirakan SM Entertainment akan memperoleh penjualan sebesar 1,059 triliun won dan laba operasional sebesar 143 miliar Won secara konsolidasi pada tahun 2023.
Dibandingkan tahun 2022, penjualan meningkat 24,4% dan laba operasional meningkat 57,1%.
Karena hal itu banyak komentar yang mengatakan bahwa NCT New Team harus sama dengan promosi RIIZE.
"SM tuh walopun kepalanya ga ganti, badannya masih utuhh jadi yaa ga bakal berubah."
Baca Juga: Suho EXO di Behind Your Touch Disebut Menyedihkan Hingga Kesal Dengan Park Hyuk Kwon: Gila Emang...
"Semoga NCT new team di promosikan kaya RIIZE. Kalau NCT new team ini sukses kaya NCT dream baru sistem 3.0 berhasih?. Kalau Flop SM gagal."
"RIIZE dan aespa semoga bisa bawa nama SM yaa."
"Jyahh ada bapak Jang," dan komentar lainnya.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.