CEO ATTRAKT Siapkan Penginapan Mewah untuk Fifty Fifty di Amerika: Ingin Berikan yang Terbaik untuk Artisnya

CEO Attrakt Jeon Hong Jun awalnya siapkan penginapan mewah dengan kolam renang didalamnya di Amerika Serikat untuk Fifty Fifty.
KPOPCHART.NET- CEO Jeon Hong Jun telah mengatur semua persiapan Fifty Fifty yang akan memasuki pasar Amerika.
Mereka telah mengatur dari penginapan mewah dengan kolam renang untuk Fifty Fifty.
Menurut Culture Daily pada (12/09), Kim Se Hwang yang dikenal sebagai gitaris Next and Nova Sonic adalah seorang eksekutif yang bekerja dengan Attrakt.
Kim Se Hwang akan membantu Fifty Fifty dalam kegiatan mereka di Amerika Serikat.
Menurut laporan tersebut, keduanya pertama kali bertemu melalui seorang kenalan dan kemudian bekerja sama setelah menyetujui sebuah proyek Kpop.
"Selain musik, saya telah mengerjakan startup dan investasi di Amerika Serikat, jadi sangat cocok untuk bermitra dengan Attrakt dan kami awalnya berencana untuk memulai aktifitas Fifty Fifty di Amerika Serikat pada bulan Juli atau Agustus," kata Kim Se Hwang pada Media.
Ia melanjutkan, "Selama perjalanan bisnis ke LA pada bulan Mei dan Juni, dia mengatakan kepada saya bahwa dia sedang mencari rumah untuk ditempati Fifty Fifty selama kegiatan mereka di Amerika Serikat."
Kim Se Hwang mengatakan, ketika CEO Jeon Hong Jun ditanya mengapa ia menanyakan harga rumah tersebut, CEO Jeon Hong Jun menjawab bahwa ia ingin memberikan tempat yang baik untuk artisnya.
"Dia mencari rumah yang bagus ketika harganya sangat tinggi dan mengatakan bahwa ingin memberikan pada artis tempat yang baik untuk bersantai ketika mereka pulang dari jadwal mereka, jadi dia mencari rumah yang memiliki kolam renang," ungkapnya.
Baca Juga: Ketua Asosiasi Industri Label Musik Korea Angkat Bicara: Insiden Fifty Fifty Hambat Industri Musik
Perselisihan antara Fifty Fifty dan agensi mereka Attrakt telah memanaskan industri musik.
Di tengah-tengah hal ini, program berita SBS Unanswered Questions, yang ditayangkan bulan lalu menambah panas kontroversi.
Meskipun program ini tampaknya menyajikan kedua sisi cerita, program ini menarik kesimpulan yang menyiratkan dominasi agensi dan para anggota Fifty Fifty adalah korban.
Hal tersebut mendapat protes keras dari beberapa pihak karena itu adalah siaran yang bias.
Setelah lima hari, Unanswered Questions merilis sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa mereka tidak memihak siapapun.
"Kami ingin memperjelas bahwa kami tidak berusaha untuk memihak dalam perselisihan ini," kata mereka.
Mereka melanjutkan, "Kami sangat meminta maaf karena telah menyakiti perasaan orang-orang di industri Kpop dan para penggemar."
Di tengah konflik yang sedang berlangsung, perhatian tertuju pada siaran lanjutan dari Unanswered Questions dan hasil dari perselisihan hukum Fifty Fifty.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.