V BTS Pasang Mural Palestina Karya Seniman Ikonik Banksy Dengan Pose Perdamaian!

Mengunggah pesan perdamaian V BTS pasang mural karya seniman ikonik Banksy Rage, The Flower Thrower dengan pose peace
KPOPCHART.NET - V BTS melalui Instagram pribadinya mengunggah murah tentang Palestina karya dari seniman ikonik Banksy dengan pose peace.
Bagi pecinta mural dan seniman setiap gambar pasti memberikan arti, ini sebabnya V BTS mengunggah karya Banksy yang dimana dia selalu berbicara tentang perdamaian Palestina.
Tak hanya mural tentang Palestina, salah satu lukisan Banksy yang juga menimbulkan kontroversi adalah Slave Labour atau pekerja budak yang dibuat pada 2012, kali ini V BTS mengunggah Rage, The Flower Thrower.
Banksy sendiri memiliki nama asli Robin Gunningham yang mulai aktif melukis sejak 90an, karya-karyanya kebanyakan berbentuk visual grafiti dengan teknik stensil yang mengandung unsur satir, sarkasme, dan dark humour.
Mural yang diunggah V BTS melalui Instagram story-nya sendiri dikenal dengan Rage, the Flower Thrower atau Love Is in the Air dimana karya paling ikonik Banksy.
Baca Juga: OP Temukan Bukti Jungkook BTS dan Rose BLACKPINK Berkencan, Netizen: Itu Hal yang Normal...
Mural tersebut menunjukkan seorang pemuda Palestina bertopeng yang sedang melemparkan buket bunga.
Love is in the Air dikenal sebagai kemarahan pelempar bunga atau LIITA, pertama kali muncul pada 2003 sebagai grafiti stensil format besar di Betlehem tak lama setelah pembangunan tembok tepi barat.
Grafiti tersebut dibuat pada tembok sepanjang 760 km yang memisahkan Palestina dan Israel.
Tembok yang membentang sepanjang 760 km ini mempunyai arti seperti yang dikatakan Banksy, "Pada dasarnya mengubah Palestina menjadi penjara terbuka terbesar di dunia."
Mural tersebut pertama kali muncul di dinding sisi garadi di jalan raya dari Beit Sahour di seberang Peugeot Yerusalem.
Pria dalam lukisan itu mengenakan syal dan topi baseball dan tampak mengarahkan bunga ke seseorang yang sedang marah.
Mural tersebut mengingatkan kita pada gambaran kerusuhan jalanan dan kampus pada 1960-an, kemarahan dan frustasi terlihat pada postur pria tersebut saat ia mencoba mengebom tempat tersebut dengan bunga.
Pada 2005, parade gay diadakan di Yerusalem, namun para pesertanya disergap oleh pengunjuk rasa yang menikam tiga orang dan melukai banyak orang lainnya.
Menurut keterangan, pria berkulit hitam dan putih dalam mural Rage, the Flower Thrower mewakili seorang pengunjuk rasa atau perusuh.
Perlengkapan yang digunakan dikaitkan dengan kekerasan, bandana dan topi yang dikenakan terbalik untuk menyembunyikan identitas.
Sedangkan bunga yang berwarna-warni bisa diartikan sebagai metafora bendera kebanggaan gay, bunga-bunga itu sendiri menandakan harapan untuk menyelesaikan konflik secara damai.
Dengan mengganti senjata menjadi seikat bunga, Banksy menganjurkan perdamaian dan dia memilik untuk menyampaikan pesan khusus di wilayah dengan konflik tinggi.
Selain itu, karangan bunga tersebut dapat mewakili peringatan atas nyawa yang hilang dalam konflik Israel - Palestina yang berlangsung lama.
Pada postingan V BTS terlihat dia mengunggah mural tersebut dengan pose peace artinya perdamaian dan secara tidak langsung dia setuju dengan pesan moral yang disampaikan Banksy.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.